Pengundian nomor urut ini berlangsung harmonis berkat pengawalan sigap jajaran Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan panitia penyelenggara, serta kedewasaan berdemokrasi yang ditunjukkan oleh para pendukung dari ketiga kandidat.
Mengusung visi besar “Dari Toko masyarakat”, Rahmat (Sinyo) menegaskan bahwa kontestasi politik lokal ini harus menjadi panggung persatuan, bukan pembelahan. Usai penetapan nomor, ia menyampaikan pesan sejuk kepada seluruh relawan dan tim pemenangannya.
”Saya mengimbau seluruh kader, relawan, dan tim sukses untuk konsisten menjaga kondusivitas. Hindari segala bentuk provokasi dan isu yang memecah belah. Kita wujudkan Pilkades yang damai dan bermartabat,” tegas Sinyo, Rabu (9/9/2026)
Bagi Sinyo, angka Lima bukan sekadar urutan logistik pendaftaran, melainkan simbol filosofis bagi arah baru desa yang dipimpinnya.
”Nomor urut Lima adalah manifestasi persatuan. Fokus utama kami adalah merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa sekat. Kami berkomitmen mewujudkan Sumberreja yang rukun, maju, dan sejahtera melalui tata kelola pelayanan publik yang transparan serta akuntabel,” lanjutnya.
Melalui spirit “Sumberreja Guyub”, Rahmat (Sinyo) telah menyiapkan serangkaian program strategis, mulai dari reformasi tata kelola pemerintahan desa yang inklusif, penguatan ekonomi warga berbasis potensi lokal, hingga pemerataan pembangunan infrastruktur yang berkeadilan.
Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang menjaga iklim demokrasi di Sumberreja tetap sejuk.
”Apresiasi dan terima kasih yang mendalam saya sampaikan kepada panitia penyelenggara, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta masyarakat Desa Sumberreja yang telah menjaga suasana tetap tenteram dan penuh kekeluargaan,” tuturnya.
Teraturnya gelaran pengundian ini menjadi fondasi awal yang solid bagi Sinyo bersama nomor urut 5 untuk melangkah menuju Desa Sumberreja yang lebih sejahtera, harmonis, dan berdaya saing.








