Karawang–Tinta Merah Click–Upaya peningkatan kapasitas kebencanaan terus digencarkan. Pemerintah Desa Rengasdengklok Selatan Kecamatan Rengasdengklok, menggelar bimbingan teknis (bimtek) dalam rangka penguatan Desa Tangguh Bencana (Destana). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 01.00 WIB hingga selesai itu dilaksanakan di Balai Desa Rengasdengklok Selatan
Bimtek tersebut dihadiri Kepala Bidang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang,Usep Supriatna, A.P., M.Si.,bersama Kepala Desa Rengasdengklok Selatan Hj.Asih Mintarsih Camat Rengasdengklok H Panji Santoso, staf , seluruh kepala dusun, serta sekitar Destana Desa Rengasdengklok Selatan
Kepala Desa Rengasdengklok Selatan Hj Asih Mintarsih dalam sambutannya menegaskan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. Menurut dia, wilayah desa memiliki kerentanan terhadap berbagai risiko, sehingga diperlukan peningkatan pengetahuan dan keterampilan Kepada Linmas dan Stapp Desa secara berkelanjutan.(20/10/26)
“Kami berharap melalui kegiatan ini, para relawan semakin sigap, terlatih, dan mampu menjadi garda terdepan dalam penanganan bencana di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPBD Karawang Usep Supriatna, A.P., M.Si. menyampaikan materi terkait dasar-dasar kebencanaan serta pengenalan organisasi Destana.Ia menekankan bahwa pemahaman struktur organisasi dan peran masing-masing relawan menjadi kunci dalam koordinasi saat terjadi situasi darurat. “Relawan harus memahami alur penanganan bencana, mulai dari identifikasi risiko hingga respons cepat di lapangan,” katanya.
Selain penyampaian materi, peserta juga mendapatkan pelatihan praktik penanganan korban. Relawan dilatih melakukan asesmen awal, triase, hingga teknik dasar pertolongan pertama dalam kondisi darurat. Kegiatan ini bertujuan agar relawan tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis saat menghadapi kejadian nyata.
Camat Rengasdengklok H Panji Santoso memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan bimtek tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan masyarakat berbasis desa. “Kapasitas relawan harus terus ditingkatkan agar mampu merespons secara cepat dan tepat ketika terjadi bencana,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan wawasan relawan meningkat, kesiapan menghadapi situasi darurat semakin matang, serta kemampuan dalam melakukan asesmen, triase, dan penanganan korban dapat diterapkan secara optimal di lapangan. Pemerintah desa bersama BPBD berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan guna mewujudkan Desa Rengasdengklok Selatan sebagai desa tangguh bencana







